Surga dibawah Telapak Kaki pelacur

Aku dan tubuhku, berkeringat dengan wajah yang rambut menampang….
ketika kulihat kau mendekat dari arah berlawanan,
dengan cara salam yang disepakati, aku kemudian berkata:
di surgamu,
apakah ada tempat untuk homoseksual?
Katanya, ya..
Dan untuk bertobat, perlu masturbasi?
Untuk budak seks?
Untuk orang-orang bodoh penggila seks?
Pelacur, yang terobsesi..?
Katanya, ya….
 
Pertanyaan itu membohongi bentuknya..
Instan bagi mereka yang tidak tahan lagi,
orang-orang yang benar-benar tidak tahan lagi?
Dan aku mengangkat wajahku
awan tampak seperti bermerah muda dengan pucat..
Senja sedari tadi sudah sembunyi di pekatnya..
Pohon-pohon kering dijahit sepanjang trotoar
diguncang-guncangi waktu..
Penghuni pohon-pohon palem tua itu mencariku sedari tadi…
cuma mau bilang,
beberapa hari kedepan, kau harus datang lebih awal.
Memastikan, tubuhku bisa diajak bertahan…
Lengan yang legam,
berbagi pelukan yang dingin.
Ada bias dari ceruk-ceruk matanya..
Menegaskan….
Surgamu ada dibawah kakiku…..
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s