Nikmati Kota yang Diikat Cahaya Api

LightCity3
Semakin kamu melihat, makin sedikit yang kamu tahu…
Makin sedikit pula yang kamu ketahui saat kau memutuskan pergi…
Aku jauh lebih tahu kemudian daripada yang aku lakukan sekarang…
Neon Jantung kota, bak cahaya mata hari
Setiap sudutnya seperti diterangi oleh kunang-kunang raksasa…
Mereka beriklan di langit
Dan orang-orang seperti kita melahapnya dengan nikmat…
Dan aku merindukanmu ketika kamu tidak disini…
Aku bersiap-siap untuk meninggalkan tempat ini…
Tidakkah kau melihat malam ini begitu indah …
Jangan melihat sebelum tertawamu lepas
Terlihat jelek untuk sebuah foto…
dan lampu flash, iris ungu kamera sepertinya tidak mampu menembusmu…
Aku pernah melihatmu berjalan tanpa rasa takut…
Aku pernah melihatmu dengan pakaian yang kau buat sendiri…
Dengan itu semua, dapatkah kau melihat keindahan dalam diriku?
Apa yang terjadi dengan keindahan dalam diriku?
Dan aku merindukanmu ketika kamu tidak disini…
Aku bersiap-siap untuk meninggalkan tempat ini…
Semoga…..
Dalam kota lampu menyilaukan
Waktu tidak akan meninggalkanku..
Untuk bisa mengamati dirimu…
Menikmati malam yang indah…. dalam kota dengan lampu yang menyilaukan..
Semakin banyak yang kau tahu…
Semakin sedikit kau merasa….
Beberapa berdoa untuk itu, orang lain yang mencurinya….
Untunglah, berkat tidak hanya untuk orang-orang yang berlutut…..
(Adopsi dari lirik City of Blinding Light – U2)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s