Pergi! Jangan pernah ucapkan, “Selamat Tinggal”

 

 

 

 

 

Seperti hancur, luluh..

Penuh ketakutan.. Menemukan tubuhnya sudah tenggelam.

Kusam, tersudut dalam dada yang pengap.

Udara dingin melintas di kulit pun sudah sanggup menjadi penyiksa, ia menyerap perih hingga ke tulang.

Dengan perihnya, saya mencari cara menghubungimu lewat amukan badai..

Ada bisikan-bisikan…

kau … Pergilah, enyahlah!

Tinggalkan apa yang kau tahu.. yang selalu membuatmu nyaman dibalik selimut..

Bersedihlah, karena kau tidak sendiri.

Dengan lengan terangkat, merentang ke langit dan mata seperti gema di malam hari..

Lari dan sembunyi dari liang neraka yang telah kau diami seperti surga..

Bisikan itu sudah jadi gema yang pekak.. ia bilang..

kamu … Pergilah, enyahlah!

Pergilah, tinggalkan apa yang kau tahu…

Karena hitam dan putih sudah bukan solusi buatmu.

Pergilah, menyerahlah dari rumahmu sendiri..

Pergilah, karena kau tidak sendiri..

Dan jangan pernah ucapkan, selamat tinggal.

(Adopsi syair Not Alone dari Linkin Park).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s